PERAN KELUARGA SANGAT PENTING DI DALAM SITUASI WABAH COVID 19
PERAN KELUARGA SANGAT PENTING DI DALAM SITUASI WABAH INI
Seperti yang telah kita ketahui wabah Virus Corona atau COVID-19 telah melanda Indonesia kurang lebih 3 bulan lamany. Awal mula munculnya virus ini ditemukan di Kota Wuhan, China dan menyebar diseluruh Dunia sehingga menyebabkan gangguan pernapasan bahkan sampai menyebabkan kematian yang cukup banyak.
Dampak dari virus corona ini bukan hanya mengancam kesehatan saja tetapi juga mengancam ekonomi masyarakat dan pendidikan. Dengan meningkatnya virus corona ini pemerintah melakukan lockdown dibeberapa daerah bahkan hingga melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan akhirnya Kementrian Pendidikan mengambil langkah disetiap sekolah maupun di perguruan tinggi umtuk melakukan pembelajaran melalui daring atau belajar online. Pembelajaran ini bertujuan untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona melalui interaksi langsung dengan orang sekitar.
Dengan adanya daring ini banyak sekali kendala yang dialami oleh masyarakat seperti jaringan internet yang kurang mendukung, biaya untuk membeli kuota dan bahkan mungkin ada sebagian yang tidak mempunyai handphone android. Sehingga mereka merasa kesulitan dalam mengikuti pembelajaran daring tersebut. tetapi apapun kondisinya pendidikan tetaplah harus berjalan meskipun harus dilaksanakan secara online dan banyak sekali kendalanya.
Maka dari itu peran keluarga atau orangtua sangatlah diperlukan dalam pendidikan anak saat pandemi ini. Orangtua merupakan kunci utama dalam pembelajaran anak, agar minat belajar anak tidak menurun meskipun tidak menerima pembelajaran yang normal seperti biasanya.
Suasana pandemi covid-19 ini telah mengembalikan kesadaran akan pentingnya pendidikan keluarga yang selama ini jarang dilakukan mungkin bahkan diabaikan oleh sebagian kalangan keluarga. Pendidikan keluarga di era modern disebut positif parenting atau pengasuh berbasis kasih sayang. Dalam konsep pengasuhan ini orangtua terlibat langsung dalam pemenuhan kebutuhan anak. Kebutuhan yang dimaksud antara lain, kebutuhan fisik, kebutuhan emosional, kebutuhan sosial dan kebutuhan rohani.
Pendidikan rohani, watak, budi pekerti dan nilai-nilai karakter, penanaman sikap dan nilai-nilai budaya local pun perlu ditanamkan sejak dini melalui metode keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk memperoleh pendidikan, pengasuhan, motivasi dan bimbingan. Peran orangtua yang aktif sebagai motivator memberikan dampak yang baik dalam pembelajaran anak dirumah, khususnya pada anak usia taman kanak-kanak yang tidak dapat dilakukan secara daring. Sehingga pendidikan keluarga sangatlah penting ditengah situasi pembelajaran tidak normal.
Situasi pandemi ini pendidikan keluarga menjadi sangat penting untuk tetap terlaksananya proses pembelajaran dirumah. Selama ini orangtua kurang terlibat dalam pembelajaran anak karena kesibukan masing-masing dan karir nya, tetapi disaat Pandemi Covid-19 ini keluarga menjadi pendidikan yang palimh pertama dan utama.
Inilah hikmah yang bisa kita petik dari Pandemi COVID-19, semoga virus ini akan cepat hilang dan berlalu di Indonesia maupun diseluruh belahan dunia. Agar kita semua bisa saling bertemu tatap muka langsung dan bisa melakukan aktivitas seperti sedia kala begitu juga dengan dunia pendidikan.